Inilah Isi Surat Perintah Seks Bebas di Bandung

Bandung, Indonesianway.com – Kota Bandung heboh dengan beredarnya surat perintah untuk melakukanseks bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan kota Bandung. Surat perintah bernomor 041/019-C-Kapuserda itu ditandatangani Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Bandung, Dr H Muhammad Anwar, MSi dan ditujukan kepada karyawan dan karyawati di lingkungan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung.

Muhammad Anwar sendiri sudah membantah keaslian surat itu. Apalagi surat itu memakai materai, sesuatu yang tidak lazim dalam surat-surat resmi yang dikeluarkan instansi itu.

“Saya serahkan ke pihak yang berwajib. Tanda tangan itu bukan tanda tangan saya. Surat perintah itu bermeterai. Tidak ada surat perintah yang bermeterai,” ujar Anwa saat melaporkan kasus ini ke Mapolrestabes Bandung, Rabu (29/5/2013).

Tapi seperti apa isi surat yang menimbulkan kehebohan itu?  Penelusuran The Indonesian Way, surat itu berisi perintah untuk  melaksanakan tugas mengikuti ritual seks bebas di dalam misa hitam sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditentukan kalender ritual 2013.

Ada  tiga poin yang tercantum dalam surat ini, yaitu:
1. Ritual ini atas ijin gembala sidang Gereja XX dalam misa hitam yang diadakan pada saat-saat tertentu.
2. Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung No DPA 1.24.01.01.08.52 tanggal 1 Januari 2013.
3. Untuk kepentingan pribadi dan sangat rahasia.

Surat ini tidak hanya memerintahkan para pegawai untuk melakukan seks bebas tetapi juga  harus diikuti oleh sejumlah kalangan PNS di Kota Bandung. Surat ini juga menganjurkan para pegawai lainnya untuk bergabung dalam ritual seks bebas ini.

Dalam lampiran surat ini, ada 10 nama yang disebutkan lengkap dengan Nomor Induk Pegawai (NIP), jabatan, dan pasangan seks bebasnya. Tak hanya itu, ada satu dokumen yang berupa piagam penghargaan piagam penghargaan terkait ritual itu. Tak disebutkan, apa ‘prestasi’ peserta ritual berjenis kelamin perempuan itu sehingga layak mendapatkan piagam.

Sejauh ini belum diketahui kebenaran surat ini.  Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Rosdiana membenarkan adanya laporan atas surat tersebut.  “Ya, surat itu berisi ajakan kepada para pejabat Pemkot Bandung untuk melakukan ritual seks bebas. Kami sedang melakukan penyelidikan atas kebenaran dan ketidakbenaran dari surat ini,” ujarnya. (HK)

Subscribe

Untuk mendapat informasi/artikel terbaru kami, Anda dapat berlangganan secara gratis melalui email. Ketik email Anda, kemudian klik link konfirmasi yang kami kirimkan.

3 Responses

  1. Mr. Jeb30/05/2013 at 18:20Reply

    Ini salah satu ritual wajib penganut sekte gereja setan. Cerita gereja setan ini sudah tersebar sejak beberapa tahun lalu. saat ini berkembang pesat di Bandung, dan Manado

  2. anak muda30/05/2013 at 21:20Reply

    Semakin maju jaman cara berpikir dan tindak tanduk orang semakin tidak jelas. Korupsi meraja-rela, sekarang muncul isu baru lagi mengenai seks bebas dikalangan pemerintah. Mereka yang tidak bertanggung-jawab bersuka cita atas keresahan yang timbul.
    Gereja setan inilah yang seharusnya diselesaikan pemerintah, dan berilah kebebasan beribadah bagi mereka yang memang taat dan serius untuk beribadah sesuai iman dan kepercayaan masing-masing.
    Dukung HKBP & Ahmadya.
    Hidup Rakyat….!!!!!!!

  3. elda Man31/05/2013 at 10:00Reply

    OMG…………terkutuklah yang menganjurkan,menyebarkan. Dan akhirnya salah melihat….itu ganamanya setan…. Bentengi diri dengan iman yang kuat..

Leave a Reply