Seks Saat Menstruasi, Bolehkah….???

Jakarta, Indonesianway.com – Seks selalu menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi setiap pasangan suami-istri. Hubungan seks menciptakan keintiman dan memperkuat hubungan emosional di antara pasangan. Tak hanya itu, seks yang teratur juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi pasutri karena bisa mengurangi stres.

Namun  hubungan seks tidak bisa dilakukan setiap saat. Ada waktu-waktu tertentu dimana seks itu tidak diperbolehkan karena alasan kesehatan. Contohnya adalah saat perempuan mengalami mensturasi atau haid.

Selama ini banyak orang yang masih bingung, apakah boleh berhubungan intim saat haid. Kebingungan ini lebih karena sebagian perempuan  belum tahu akibat dari melakukan hubungan intim ketika sedang haid. Padahal melakukan seks saat haid sangat beresiko, termasuk dapat mengakibatkan kematian.

Saat wanita menstruasi, terdapat pembuluh darah yang terbuka akibatnya meluruhnya dinding rahim. Pembuluh darah yang terbuka ini bisa dimasuki gelembung udara yang terbentuk ketika terjadi penetrasi oleh penis ke liang vagina. Ini biasa disebut “ emboli udara “ dimana gelembung udara tersebut masuk kedalam pembuluh darah dan dapat menyumbat pembuluh darah pada organ vital seperti jantung, paru-paru.

Apabila pembuluh darah tersebut menuju pembuluh darah organ-organ vital ,misalnya jantung, maka bisa menyebabkan kegagalan fungsi pada organ tersebut yang berujung pada kematian mendadak.

Tak hanya itu, ada beberapa bahaya lain yang bisa timbul ketika melakukan seks saat haid:

1. Endometritis

Saat melakukan hubungan seksual, apalagi jika mengalami orgasme, terjadi kontraksi dari organ-organ reproduksi, termasuk rahim. Kontraksi tersebut mendorong darah menstruasi masuk ke rongga perut melalui tuba atau saluran telur. Hal ini dapat mengurangi kesuburan apalagi bila menutupi saluran telur.

2. Infeksi

Darah yang  keluar saat menstuasi mengundang datangnya kuman-kuman. Kuman sangat menyenangi darah sebagai media pertumbuhan mereka. Karena itu, melakukan hubungan seksual saat rahim meluruh bisanya dapat menimbulkan luka. Luka atau lecet pada organ vital tersebut membuat kuman mudah masuk ke organ reproduksi kita sehingga menyebabkan infeksi organ reproduksi. Infeksi ini  menyebabkan berbagai keluhan termasuk ketidaksuburan.

Dengan mempertimbangkan resiko ini,  dianjurkan  agar pasangan tidak melakukan seks saat haid. Pasangan baru boleh melakukan hubungan seksualitas pada saat masa haid sudah habis atau benar-benar bersih yang ditandai dengan tidak ada bercak darah yang keluar. (Ruth Hedvy)

Subscribe

Untuk mendapat informasi/artikel terbaru kami, Anda dapat berlangganan secara gratis melalui email. Ketik email Anda, kemudian klik link konfirmasi yang kami kirimkan.

No Responses

Leave a Reply